News

Jerman Siapkan Cadangan Gas Imbas Konflik Timur Tengah

Moskow (KABARIN) - Pemerintah Jerman mulai pasang strategi buat menghadapi ketidakpastian global, khususnya imbas konflik di Timur Tengah. Salah satu langkah yang lagi dibahas adalah pembentukan cadangan gas strategis, supaya harga energi tetap stabil dan pasokan aman.

Menteri Ekonomi Jerman, Katherina Reiche, mengatakan bahwa rencana ini masih dalam tahap pembahasan dan melibatkan banyak pihak, termasuk para ahli.

“Terlepas dari fakta bahwa kami membiarkan pasar beroperasi secara independen dan sejauh ini mampu menjalankan tugasnya dengan baik, isu pembentukan cadangan yang dilindungi, terpisah dari pasar, sedang dibahas. Kriteria, tujuan, dan volumenya saat ini masih ditentukan berdasarkan masukan para ahli,” ujar Reiche, Selasa.

Menurut dia, pemerintah juga bakal segera menggelar “dialog intensif” dengan berbagai pihak, termasuk calon operator yang nantinya akan bertanggung jawab dalam pembentukan dan pengelolaan cadangan gas tersebut.

Di sisi lain, kondisi cadangan gas Jerman saat ini terbilang cukup tipis. Reiche menyebut fasilitas penyimpanan gas baru terisi sekitar 22 persen.

“Itu memang tidak banyak, tetapi masih cukup untuk menjamin pasokan hingga akhir musim dingin, karena kebutuhan tidak hanya dipenuhi dari penyimpanan, tetapi juga melalui pasokan gas pipa dan LNG yang terus kami terima secara andal,” katanya.

Artinya, meski stok dalam negeri tidak terlalu besar, Jerman masih bisa mengandalkan pasokan dari jalur lain seperti gas pipa dan LNG (liquefied natural gas).

Menariknya, langkah antisipasi ini tidak berhenti di gas saja. Sebelumnya, pada hari yang sama, Reiche juga mengungkapkan bahwa Jerman akan melepas sebagian cadangan minyaknya dalam beberapa hari ke depan.

Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, yang dikhawatirkan bisa mengganggu stabilitas pasokan energi global.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: